Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label seni

TAN MALAKA

  penulis: putra @w piliang.      Tan Malaka… siapakah beliau sebenarnya… Banyak persi ahli sejarah yang menceritakan siapa Tan malaka sebenarnya… Dan mereka semua mempunyai sudut pandang yang berbeda, kali ini saya tidak ingin memberi pandangan tentang Tan Malaka, namun saya hanya melampirkan sebuah buku hasil pemikiran Tan Malaka sang Fenomena itu, mungkin dari membaca buku ini saudara saudara semua dapat menilai sendiri dan mengambil kesimpulan, siapa sesungguhnya TAN MALAKA.. Islam dalam Tinjauan Madilog

IKAN LARANGAN BATANG TIKU IV KOTO AMAL.

   penulis : putra @w pilang.   Satu lagi tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi diranah minang adalah BATANG TIKU. Batang tiku terletak perbatasan desa mungguak BATU BASA dengan simpang tigo AUR MALINTANG. dikenagarian III Koto AMAL, kec. IVKoto Aur Malintang, sungai geringging, kota pariaman. ini adalah sebuah sungai diperbatasan dua desa disebut diatas, posisinya yang berada dilakuak/dibaruah, dan aliran batang airnya yang jernih berliku-liku dari mudiak batang koto panjang, membuat ia terlihat sangat menakjubkan dari jembatan perbatasan.

PUTRA AW luncurkan DENDANG BOLLYMIX.

Putra AW kembali menggebrak. Setelah sukses dengan album dendang bollywood, dan ase badendang, artis asal Minang ini meluncurkan album terbaru dengan tajuk 'Dendang bollymix'. Pada album terbaru ini, Putra AW menjadikan lagu 'korban facebook' sebagai cover album, yang merupakan buah karyanya sendiri. Album ini cendrung berbeda dengan album-album lain yang pernah ditelorkan Putra AW. Pada album

SEJARAH MINANGKABAU AWAL

  1. Kerajaan Pertama di Gunung Merapi   1. Maharaja yang Bermahkota    Dikatakan pula oleh Tambo, bahwa dalam pelayaran putera-putera Raja Iskandar Zulkarnain tiga bersaudara, dekat pulau Sailan mahkota emas mereka jatuh ke dalam laut. Sekalian orang pandai selam telah diperintahkan untuk mengambilnya. Tetapi tidak berhasil, karena mahkota itu dipalut oleh ular bidai di dasar laut.   Ceti Bilang Pandai memanggil seorang pandai mas. Tukang mas itu diperintahkannya untuk membuat sebuah mahkota yang serupa.   Setelah mahkota itu selesai dengan pertolongan sebuah alat yang mereka namakan “camin taruih” untuk dapat menirunya dengan sempurna. Setelah selesai

Buku ‘Greget tuanku rao dan tuanku tambunsai yang kontroversi.

Basyral Hamidi Harahap (BHH), penulis buku Greget Tuanku Rao (Jakarta: Komunitas Bambu, September 2007). Dalam buku itu penulisnya antara lain mengeritik Tuanku Tambusai (1784-1882), Pahlawan Nasional pertama asal Riau berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 071/TK/Tahun 1995. Polemik mengenai Perang Paderi yang mencuat lagi, dengan BHH sebagai salah seorang motor penggeraknya yang utama, pada awalnya dipicu oleh republikasi buku M.O. Parlindungan, Pongkinangolngolan Sinamabela gelar Tuanku Rao: Teror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833 (Yogyakarta: LKiS, 2006) yang edisi pertamanya (1964) telah dikritisi Hamka (1974). Bersamaan dengan itu muncul pula petisi yang menggugat gelar kepahlawanan Tuanku Imam Bonjol yang dituduh melanggar HAM karena pasukan Paderi menginvasi Tanah Batak (1816-1833) yang menewaskan “jutaan” orang di daerah itu (lihat: http://www.petitiononline.com/bonjol/petition.html ). Kini tampaknya polemik itu maju selangkah lagi: judul ...

"siapa tuanku nan renceh??"

Keterangan foto: Benteng Fort de Kock di Bukittinggi (1826). Seorang panglima Paderi dengan pedang dan al-Qur'an dalam kantong kain yang digantungkan di leher mengawasi benteng itu dari kejauhan. Sumber: H.J.J.L. Ridder de Stuers, De vestiging en uitbreiding den Nederlanders ter Westkust van Sumatra, Deel 1, Amsterdam: P.N. van Kampen, 1849: menghadap hlm. 92

Sejarah awal datangnya islam di sumatera barat

Perkenalan pertama Minangkabau dengan Islam, sebagai yang masih diasumsikan, adalah melalui dua jalur yaitu : pertama, pesisir timur Minangkabau atau Minangkabau Timur antara abad ke-7 dan 8 Masehi, kedua, melalui pesisir barat Minangkabau pada abad ke 16 Masehi Teori jalur timur didasarkan oleh intensifnya jalur perdagangan melalui sungai-sungai yang mengalir dari gugusan bukit barisan ke selat Malaka yang dapat dilayari oleh pedagang untuk memperoleh komoditi lada dan emas. Bahkan diperkirakan sudah ada pedagang-pedagang Arab muslim yang mencapai wilayah pedalaman ini sejak abad ke 7/8 Masehi (lihat : Mansoer,dkk., 1970 : 44-45). Kegiatan perdagangan ini, diperkirakan, adalah awal terjadinya kontak antara budaya Minangkabau dengan Islam. Kontak budaya ini kemudian lebih intensif pada abad ke 13 pada saat mana munculnya kerajaan Islam Samudra Pasai sebagai kekuatan baru dalam wilayah perdagangan selat Malaka. Pada waktu ini,Samudra Pasai bahkan telah menguasai seb...

Menyusuri Sudut Kota Pariaman

Menyusuri kota-kota kecil di daerah bisa menjadi pilihan pejalanan yang menarik. Kecilnya kota memungkinkan seseorang menyusuri kota hanya dengan berjalan kaki. Atau, cara lainnya memanfaatkan angkutan kota seperti bendi. Dengan begitu kita bisa menikmati denyut aktifitas kota kecil yang tenang seperti Kota Pariaman, Sumatera Barat. Daya tarik kota kecil di pesisir barat Sumatera ini adalah pantai indah dan sebagian besar sepi dari aktivitas. Kota seluas 73,36 km persegi ini juga dikenal akan budaya uniknya dan sejarah hebatnya. Pada abad ke-16 Kerajaan Aceh berkuasa di pantai barat Sumatera. Pariaman menjadi kota perdagangan yang maju. Pariaman sering disinggahi kapal-kapal dagang asing seperti Tiongkok, Inggris, Spanyol, dan Belanda. Kota ini kemudian menjadi rebutan antar bangsa yang berakhir dengan kemenangan VOC pada 1670-an. Saat itu Pariaman menjadi kota penting sebelum Kota Padang ditaklukkan dan dibangun Belanda. Namun pembangunan Pelabuhan Teluk Bayur di Padang membuat P...

lagu-lagu rancak "PUTRA @w PILIANG." rang piaman asli.

  SAYA DAN PUTRA @W PILIANG  

Kalimat Alm Anas Malik Tentang Pariaman Menjelang Ajal..

  Kekhawatiran kita kepada apa yang kita bayangkan acap membuat urung. ketakutan terhadap hasil buruk, ketakutan dicemooh, gagal dsb nya, berakhir dengan tidak jadinya kita memulai sesuatu. hal tersebut mustinya tidak perlu terjadi bila kita menanamkan prinsip gigih dan punya filosofi hidup yang kita pegang teguh dan bermuara kebada kebenaran. Alm Kol Anas Malik , diawal kepemimpinannya sangat dibenci dan dihujat. masyarakat Pariaman yang tidak terbiasa dengan pola hidup bersih dan disiplin tinggi, tamparan, tergagau. disiplinnya Anas Malik untuk semua orang, baik Anak, Keponakan, sanak dan warga tanpa pandang bulu. Ilya Rosa Anas Malik, berujar,"dulu kami dapat giliran, ada yang tugasnya ngepel,menyiram bunga,menyapu halaman dsb, semua,, baik kakak dan adik, di Pendopo rumah dinas Bupati.. kami memperlakukan pembantu seperti keluarga,ia hanya melakukan tugas-tugas pokoknya, begitulah Papa mendidik kami.".  salah tetap disalahkan dan tidak pernah be...

CATATAN TENTANG DUSUN LIMPATO diseisarik tujuah koto.

Limpato merupakan salah satu kampung, di kanagarian Sungai Sariak Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Asal usul, nama dari dusun Limpato, diambil dari pohon limpato. Menurut cerita, pohon ini berdiri kokoh ditengah-tengah perkampungan. Daunnya rindang dan buahnya yang enak dimakan telah menginsporasikan para pendahulu pohon limpato dijadikan nama kampung tempat pohon itu tumbuh kokoh. Sayang, sampai sekarang pohon limpato tersebut tidak pernah dijumpai lagi dan wujudnya tidak dikenal oleh penduduk dusun Limapato sampai sekarang. Pohon limpato tinggal sebuah cerita yang melekat pada nama dusun Limpato. Dipersimpangan tiga (simpang tigo) ditemukan sebuah tugu yang didirikan pada tahun 1984, di puncak tugu tersebut terdapat miniatur buah dari pohon limpato, bentuknya seperti durian. Hanya itu yang bisa membuktikan sejarah dari limpato berasal dari nama pohon tersebut. Sampai saat sekarang belum ditemukan catatan sejarah yang ditulis ...